PKM Universitas Borobudur Gelar Pelatihan bagi Warga Cipinang Melayu

PKM Universitas Borobudur Gelar Pelatihan bagi Warga Cipinang Melayu

JAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Borobudur menggelar pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat di kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Kegiatan yang melibatkan 10 mahasiswa dan 3 dosen pembimbing tersebut memfokuskan diri pada 3 tema utama yakni pembentukan keluarga tangguh, pemanfaatan lahan sempit dan strategi pemasaran produk olahan ibu-ibu PKK.

“Tiga masalah tersebut menjadi focus kegiatan pengabdian pada masyarakat dari Universitas Borobudur dengan berbagai pertimbangan dan alasan,” kata Prof. Dr. Darwati, Wakil Rektor IV Universitas Borobudur, Selasa (30/4/2019) kemarin.

Menurutnya penyuluhan keluarga tangguh yang menerjunkan dosen dan mahasiswa jurusan psikologi sangat penting ditengah situasi seperti sekarang ini. Dimana perkembangan teknologi informasi yang sedemikian massif, mau tidak mau, suka tidak suka mempengaruhi hubungan keluarga antara anak, ibu dan ayah.

Selain itu, tak kalah pentingnya pemanfaatan lahan sempit di pekarangan rumah. Lahan sempit yang terkadang hanya ada di samping pagar, dibelakang rumah, dinding pembatas atau di lantai dua, sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk pertanian. Tidak banyak masyarakat yang paham bagaimana memanfaatkan lahan sempit yang ada untuk kegiatan positif seperti menanam sayuran.

“Kita bisa manfaatkan lahan terbatas yang ada di sekitar rumah untuk sumber pangan, sumber plasma nutfah, pengendali iklim sekitar rumah, menyerap karbondioksida, melindungi tanah dari erosi dan lainnya,” kata Darwati.

Tim PKM Universitas Borobudur juga memberikan penyuluhan dan pendampingan terkait produk kreatif yang dihasilkan ibu-ibu PKK. Sebab persoalan pemasaran produk ibu-ibu, sering menjadi kendala mengapa produk PKK tidak bisa maju. Produk olahan tersebut diantaranya keripik bayam, keripik pare, minuman jahe dan saos tomat.

“Kami mendampingi mulai dari mengelola produk, kemasan hingga bagaimana memasarkan. Karena pemasaran ini seringkali menjadi masalah yang membuat produk kreatif masyarakat sulit berkembang,” tambahnya.

Tim dari Universitas Borobudur sendiri menerjunkan dosen dan mahasiswa dari 3 program jurusan yakni pertanian, psikologi dan ekonomi. Kegiatan ini menjadi bagian dari hibah Kemenristekdikti untuk PKM bertema Citarum Harum 2019 yang nilainya tahun 2019 ini mencapai Rp38 juta.

“Selain di sini, kami juga terlibat program Citarum Harum LLDIKTI wilayah III di daerah Karawang Jawa Barat,” tukasnya.

Dengan menggarap tiga bidang sekaligus yakni keluarga tangguh, pemberdayaan ekonomi dan pemanfaatan lahan sempit, diharapkan masyarakat akan memperoleh manfaat dari Program Citarum Harum Kemenristekdikti.

Kagiatan itu sendiri melibatkan semua perwakilan dari semua RW yang ada di Kelurahan Cipinang Melayu. (*/win)

Sumber :

Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS 4.0)

Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS 4.0)

28 April 2019, Jakarta
Universitas Borobudur bersama dengan BAN-PT, Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI) dan Universitas Pancasila mengadakan “Sosialisai Instrument Akreditasi Program” studi yang di pimpin langsung oleh Sugiyono, Ph.D, selaku Anggota Dewan Eksekutif  BAN-PT

Seminar “Turunan UU Keperawatan : Konsil Keperawatan”

Seminar “Turunan UU Keperawatan : Konsil Keperawatan”

Jakarta, 13 April 2019,
Fakultas ilmu kesehatan dalam bidang profesi ners mengadakan seminar yang bertema ” Turunan UU Keperawatan : Konsil Keperawatan”
Pembicara dalam Seminar Turunan UU Keperawatan : Konsil Keperawatan ini ialah Prof. Dr. Faisal Santiago, SH, MM
Acara tersebut dihadiri oleh Dr. Ir. H. Edi Barnas, MM (Wakil Rektor  III) dan Ns. Roma Tao Toba MR., M. Kep., Sp. Kep. Kom selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borobudur

 

Pendatangan MoU Universitas Borobudur Dengan 3 Universitas di Uzbekistan

Pendatangan MoU Universitas Borobudur Dengan 3 Universitas di Uzbekistan

Universitas Borobudur (Unbor) dan 3 Universitas Uzbekistan Tashkent State University of Economics, Bukhara State University dan Silk Road International University of Tourism. Menyelenggarakan Penandatangan MoU pada hari April 2019. Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas, Ketua Lembaga, Kepala Tata Usaha, Kasubag dan Staf di Setiap 3 Universitas Uzbekistan “Tashkent State University of Economics, Bukhara State University dan Silk Road International University of Tourism”
Penandatangan Mou oleh Ketua Yayasan Pendidikan Borobudur (YPB), Prof. Ir. H. Bambang Bernanthos, MSc dan Rektor/perwakilan  dari 3 Universitas Uzbekistan “Tashkent State University of Economics, Bukhara State University dan Silk Road International University of Tourism”

Ketua Yayasan Pendidikan Borobudur (YPB) Prof. Ir. H. Bambang Bernanthos, MSc  juga disambut Jamuan Makan Malam Oleh Duta Besar RI untuk Uzbekistan

( Makan Malam Bersama Duta Besar RI untuk Uzbekistan)

Undangan Seminar “Ceo Talk: Build Yourself To Be Young Entrepreneur”

Undangan Seminar “Ceo Talk: Build Yourself To Be Young Entrepreneur”

Universitas Borobudur bekerjasama Stellavingze International  akan Mengadakan seminar:
Ceo Talk: ” Build Yourself To Be Young Entrepreneur”

International Seminar
Datuk Professor  Dr. Stella Chin, DPSM, Hon. Phd
(President of Stellavingze International)

BUILD YOURSELF TO BE YOUNG ENTREPRENEUR

Jum’at 5 April 2019
Gedung D. Lantai 8 Kampus A
Universitas Borobudur

Galang Sinergitas DPN PERKHAPPI Gelar Audiensi Dengan Kementerian ESDM

Galang Sinergitas DPN PERKHAPPI Gelar Audiensi Dengan Kementerian ESDM

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Untuk membangun sinergitas, Pengurus DPN PERKHAPPI melakukan audiensi dengan Kementerian ESDM Jl. Medan Merdeka Selatan No.18 Jakarta, Rabu (29/3/2019). Heriyanto, S.H., M.H. selaku Kepala Bagian Hukum Kementerian ESDM menyambut baik kedatangan pengurus DPN PERKHAPPI dalam audiensi tersebut.
Dalam audiesi ini hadir dari DPN PERKHAPPI Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M. selaku Ketua Umum dan Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CPL., CPCLE., CCD selaku Sekretaris Jenderal. Sementara dari kementerian ESDM diwakili oleh Heriyanto, S.H., M.H. selaku Kepala Bagian Hukum didampingi oleh Kepala Sub Bagian Pertimbangan Hukum, Kepala Sub Bagian Perundang-undangan dan beberapa staf lain yang turut serta dalam audiensi tersebut.
Audiensi yang bertujuan untuk silaturrahmi dan perkenalan kelembagaan antara PERKHAPPI dengan Kementerian ESDM ini juga diisi dengan pemaparan mengenai tugas dan fungsi dari masing-masing bagian di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Disampaikan pula mengenai peran dan kegiatan Kementerian ESDM terkait Pembangunan Hukum Pertambangan Nasional.
“Kami senang dengan lahirnya PERKHAPPI, karena diharapkan dapat memberikan pengetahuan juga bagi masyarakat di berbagai daerah mengenai hukum di sektor pertambangan. Mengingat saat ini jumlah perusahaan tambang di Indonesia telah mencapai 10.000 sementara pegawai di biro hukum yang berlatar belakang hukum hanya 15 orang dan mereka harus mengurus seluruh permasalahan hukum mulai dari pertimbangan hukum, perancangan perundang-undangan, hingga permasalahan di sektor litigasi mereka yang mengurus” ucap Heriyanto, S.H., M.H.
Heriyanto, S.H., M.H. juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Kementerian ESDM belum pernah bermitra dengan Asosiasi Profesi Hukum sehingga diharapkan di masa yang akan datang dapat diatur pola kemitraan antara Kementerian ESDM dengan PERKHAPPI.
Dalam pertemuan tersebut, Prof Dr Faisal Santiago, S.H., M.H, menyampaikan bahwa lahirnya PERKHAPPI bukan untuk menjadi lawan pemerintah namun menjadi mitra dalam pembangunan kedaulatan hukum pertambangan di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami hadir sebagai wadah pengembangan keilmuan hukum bagi para advokat, pengusaha, maupun pemerintah dalam bidang pertambangan sehingga diharapkan para konsultan hukum nantinya bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan khusus di sektor pertambangan tidak hanya teori namun praktek di lapangan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jendral PERKHAPPI, Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CPL., CPCLE, CCD menyampaikan bahwa kehadiran PERKHAPPI merupakan permintaan dari rekan-rekan sejawat di berbagai daerah dan diharapkan dapat melahirkan konsultan hukum yang berkualitas di sektor pertambangan.
“Kami dari pengurus sudah menyiapkan kode etik dan standar profesi bagi para anggota PERKHAPPI sehingga ini akan menjadi acuan kinerja para anggota kami di lapangan nanti. Para anggota akan diberikan pembekalan melalui pendidikan dan pelatihan dari para praktisi sehingga mereka akan paham bagaimana pandangan dari sisi hukum posisitf dan bagaimana dunia praktek di sektor pertambangan sehingga terjamin kualitasnya” imbuhnya.
Pertemuan dan audiensi ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata oleh PERKHAPPI kepada Kementerian ESDM dan sekaligus menyampaikan undangan untuk hadir pada Seminar Nasional yang akan diselenggarakan oleh DPN PERKHAPPI pada tanggal 6 April mendatang
Sumber :
Ganti Bahasa »
X