Jakarta/LEI- Pada kamis 18 Oktober bertempat di Universitas Borobudur diadakan sosialisai kerja Polri dengan mahasiswa. Dimana sosialisasi ini bertema upaya polri dalam menciptakan kondisi kambtibmas yang kondusif guna menghadapi pilpres/Pileg

Sosialisasi ini dihadiri lebih dari ratusan mahasiswa Universitas Borobudur.
Pembicara pertama Brigjend pol Drs.Adnas menjelaskan dimana kejadian paling menonjol, selama Pilleg yaqitu pembakaran dan pengrusakan gedung KPUD, pembakaran terhadap peti suarat suara, pembakaran kantor Panwaslu. Ia juga mengungkapkan 15 wilayah rawan terjadi kekacauan di daerah Papua Barat, Sulawesi Tenggra, Sulawesi Selatan.

Lalu terakhir beliau menjelaskan peran mahasiswa dalam kondisi ini adalah ikut menjaga konduksifitas , turut lakukan pengawasan terhadap kinerja penyelenggaran pemilu tahun 2019

Pembicara kedua Brigjend Pol Dr Dedi Prasetyo mengungkapkan daearah yang paling sering menyebarkan isu hoax berasal dari pulau jawa. Ia juga menjelaskan bahawa biasanya penyebar hoax berasal dari latar belakang yang berpendidikan rendah dan adanya memiliki konflik sosial. Dimana ia juga mengatakan bahwa pelaku melakukan penyebaran info hoax dengan alasan perekonomian dengan memanfaatkan jumlah follower sehingga dapat menguntungkan dirinya dan mungkin untuk melakukan lelucon

Pilih Bahasa »
X